Tifa Tour Medan



Ad Hominem Tifa Tour Medan

Apa Itu Ad Hominem?

Pernahkah Anda membuat suatu argumen, tapi lawan Anda malah menyerang Anda, bukannya argumen Anda? Inilah yang disebut Ad Hominem.



Frasa Latin Ad Hominem mempunyai arti ‘kepada orang tersebut’ dan ini adalah suatu kesalahan.



Ad Hominem adalah sebuah serangan pada orang yang membuat argumen, bukannya menyerang argumen itu sendiri.



Misalnya saja Anda seorang wanita, lalu Anda melihat seseorang yang membuang sampah ke sungai. Lantas Anda mengingatkan orang tersebut supaya tidak membuang sampah ke sungai, dengan alasan membuang sampah ke sungai dapat mengakibatkan banjir.

Lalu orang itu berkata seperti ini, “Mbak kalau belum pakai kerudung nggak usah ngomong.”

Ini adalah contoh Ad Hominem. Mengapa Ad Hominem ini adalah sebuah kesalahan?



Premis 1: Seseorang mengatakan membuang sampah di sungai tidak baik.

Premis 2: Orang tersebut tidak memakai kerudung, dan hal tersebut membuatnya berdosa.

Kesimpulan: Argumen orang tersebut salah.



Kenapa mengambil kesimpulan di atas tidak benar? Karena posisi orang tersebut tidak relevan dengan kebenaran argumen yang dia berikan.


Sekalipun misalnya seekor kakaktua (yang biasanya kecerdasannya dibawah manusia) yang berbicara, jika pernyataan yang dibuat oleh burung kakaktua tersebut benar, maka tidak dapat dikatakan pernyataan tersebut salah hanya karena yang membuat pernyataan adalah seekor burung kakaktua.

Tipe-Tipe Ad Hominem

1. Abusive
Ad Hominem ini menyerang orang yang membuat argumen, dan tidak mengkritik argumen itu sendiri.


2. Circumstancial (Keadaan)
Ad Hominem ini menyerang orang yang membuat argumen dengan keadaan yang dia miliki.
Contoh:
Misalkan seorang penjual sayur mengatakan memakan sayur-sayuran itu sehat, lalu ada yang membantahnya dengan mengatakan, “Ya kamu kan penjual sayur, pantas aja kamu bilang sayuran itu sehat.”.


3. Tu Quoque
Tu Quoque berarti “kamu juga”. Ad Hominem ini menyerang lawan argumen dengan memanfaatkan kemunafikan orang yang membuat argumen.
Contoh:
Misalkan ada seseorang yang merokok berkata,”Merokok itu tidak sehat.”. Lalu ada orang lain yang berkata, “Bagaimana aku mau percaya, sedangkan kamu sendiri merokok.”.
Mengatakan seseorang yang membuat pernyataan juga melakukan hal tersebut tidak dapat membuat pernyataannya salah.

4. Guilt by Association (Bersalah karena Asosiasi)
Guilt by association adalah ketika seseorang berargumen melawan pandangan tertentu dengan menunjukkan seseorang yang buruk kemungkinan besar setuju pada pandangan tersebut.
Contoh:
Misalkan Anda mengatakan pizza dengan nanas itu enak kemudian dibalas dengan kalimat seperti ini, “Ah preman galak di komplek saya juga suka pizza sama nanas, nggak enak deh kayaknya.”.

5. Genetic Fallacy
Genetic fallacy
adalah sebuah tipe ad hominem yang menyalahkan suatu argumen dikarenakan sumbernya.
Contoh:
Misalkan ada seorang anak yang dikatakan pintar dan mendapat nilai bagus dengan jujur. Lalu ada orang yang mengatakan bahwa anak tersebut mendapat nilai dengan hasil menyontek dengan alasan orangtua anak tersebut adalah seorang koruptor.

6. Ad Feminam
Ad Feminam
adalah suatu usaha meragukan sebuah pernyataan dengan dasar bahwa yang membuat pernyataan adalah seorang wanita.