Tifa Tour Medan



KALENDER PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Tifa Excursion Medan

Kalender Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Tahun Pelajaran 2022/2023

Kalender
Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Tahun Pelajaran 2022/2023
ditetapkan
berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibukota DKI
Jakarta Nomor e-0021 Tahun 2022 Tentang Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran
2022/2023

 

Beberapa penjelasan umum
dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibukota DKI Jakarta
Nomor e-0021 Tahun 2022 Tentang Kalender
Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Tahun Pelajaran 2022/2023,
antara lain: a) Permulaan
Tahun Pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun
pelajaran pada setiap Satuan Pendidikan; b) Hari
Sekolah adalah jumlah hari dan jam yang digunakan oleh guru, tenaga
kependidikan, dan Peserta Didik dalam penyelenggaraan pendidikan di Satuan
Pendidikan; c) Minggu Efektif
Belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran di luar waktu libur untuk
setiap tahun pelajaran pada setiap Satuan Pendidikan; d) Waktu Pembelajaran
Efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu meliputi jumlah jam
pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal (kurikulum
tingkat daerah), ditambah jam untuk kegiatan lain yang dianggap penting oleh
Satuan Pendidikan; e) Waktu Libur
adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran
terjadwal pada Satuan Pendidikan yang dimaksud. Waktu libur dapat berbentuk
jeda tengah semester, jeda antar semester, libur akhir tahun pelajaran, hari
libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional, dan hari
libur khusus;

 

Terdapat pula istilah Kegiatan
Tatap Muka yakni kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara
Peserta Didik dengan pendidik; Hari Belajar Efektif adalah hari belajar yang
betul-betul digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sesuai dengan kebutuhan
kurikulum; Semester adalah satuan waktu pemberian pelajaran yang membagi tahun
pelajaran menjadi Semester 1 (satu) dan Semester 2 (dua). Ujian Sekolah adalah
kegiatan pengukuran capaian kompetensi siswa yang dilakukan Satuan Pendidikan
untuk seluruh mata pelajaran dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan
untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar, kecuali mata pelajaran Muatan
Lokal (Mulok). Pembelajaran adalah proses interaksi Peserta Didik dengan
pendidik dan/atau sumber belajar pada suatu lingkungan belajar tertentu untuk
menjadikan peserta didik memahami dan menguasai ilmu pengetahuan.

 

Kegiatan Ekstrakurikuler
meliputi porseni, lomba kreativitas atau praktik pembelajaran yang bertujuan
mengembangkan bakat, kepribadian, prestasi dan kreativitas siswa dalam rangka
pengembangan pendidikan anak seutuhnya. Penugasan
Terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi
pembelajaran oleh Peserta Didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai
kompetensi dasar. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh
pendidik. Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang
berupa pendalaman materi pembelajaran oleh Peserta Didik yang dirancang oleh
pendidik untuk mencapai kompetensi dasar. Waktu penyelesaiannya diatur sendiri
oleh Peserta Didik. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan sebuah
kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah guna menyambut kedatangan para
Peserta Didik baru, dan Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan adalah dalam
rangka memperkenalkan program-program dan ketentuan yang ada dalam satuan
pendidikan.

 

Pada Bagian II terkait Permulaan
dan Akhir Tahun Pelajaran dijelaskan dalam Kalender
Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Tahun Pelajaran 2022/2023
dijelaskan bahwa Tahun
Pelajaran 2022/2023 dimulai hari Senin, tanggal 11 Juli 2022 dan berakhir hari
Jumat, tanggal 23 Juni 2023. Untuk Pendidikan Kesetaraan pada PKBM dimulai hari
Kamis, tanggal 4 Agustus 2022 dan berakhir hari Jumat, tanggal 23 Juni 2023.

 

Pada Bagian III terkait Penerimaan
Peserta Didik Baru dan Persiapan Tahun Pelajaran dalam Kalender Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Tahun Pelajaran 2022/2023 dijelaskan
bahwa Alur proses pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diatur
tersendiri dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan. Pengaturan kelas dan
penyusunan jadwal pelajaran dilaksanakan selambat-lambatnya hari Jumat, tanggal
8 Juli 2022. Sebelum memasuki tahun pelajaran baru, Kepala Sekolah wajib
membuat program yang mencakup: a) Program
Kerja Sekolah; dan b)Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

 

Sebelum tahun pelajaran
baru, Pendidik (guru/tutor) wajib membuat program yang mencakup: a) Program
Tahunan dan Semester; b) Program Kegiatan Pembelajaran; c) Program Pengembangan
Diri yang meliputi: Kegiatan ekstrakurikuler, khusus bagi guru yang diberikan
tugas sebagai Pembina kegiatan ekstrakurikuler; Layanan bimbingan dan peminatan
pembelajaran oleh Guru Bimbingan Konseling (BK); d) Program lain dalam rangka
pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).

 

Pada Bagian IV terkait Hari-Hari
Pertama Masuk Sekolah dalam Kalender
Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Tahun Pelajaran 2022/2023
dinyatakan bahwa bagi
Peserta Didik PAUD, TKLB, kelas I SD, dan SDLB, kelas VII SMP dan SMPLB, kelas
X SMA, SMALB, dan SMK dilaksanakan mulai tanggal 12 sampai dengan 14 Juli 2022.
Bagi Peserta Didik Pendidikan Kesetaraan Paket A setara SD, Paket B setara SMP
dan Paket C setara SMA dilaksanakan mulai tanggal 19 sampai dengan 21 Juli
2022. Hari-hari pertama masuk sekolah diisi dengan Masa Pengenalan Lingkungan
Sekolah (MPLS), sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Pada Bagian V terkait Waktu
Kegiatan Pembelajaran dalam Kalender
Pendidikan  (Kaldik) Tahun Pelajaran 2022/2023 
Provinsi DKI Jakarta dinyatakan bahwa

1. Kegiatan Pembelajaran

a.  Kegiatan pembelajaran bagi PAUD, TKLB, kelas I
SD dan SDLB, kelas VII SMP dan SMPLB, kelas X SMA, SMALB dan SMK dimulai hari
Kamis, tanggal 14 Juli 2022;

b.  Kegiatan pembelajaran bagi kelas II sampai
dengan kelas VI SD dan SDLB, kelas VIII dan IX SMP dan SMPLB, kelas XI dan XII
SMA dan SMK, dan kelas XIII khusus program SMK 4 tahun dimulai hari Senin,
tanggal 11 Juli 2022; dan

c.   Kegiatan pembelajaran bagi Paket A Tingkatan
1 /Derajat Awal setara kelas II dan III, Tingkatan 2/Derajat Dasar setara kelas
IV sampai VI, paket B Tingkatan 3/Derajat Terampil 1 setara kelas VIII, dan
Tingkatan 4/Derajat Terampil 2 setara kelas IX, Paket C Tingkatan VI/Derajat
Mahir 2 setara kelas XI dan XII dimulai hari Senin, tanggal 18 Juli 2022.

 

2. Ujian dan Ulangan

a.  Pada akhir kegiatan pembelajaran dilaksanakan
Ujian Akhir yang pelaksanaanya akan diatur dalam ketentuan tersendiri; dan

b.  Ulangan harian, ulangan tengah semester dan
ulangan akhir semester merupakan tugas dan tanggung jawab guru yang
diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan.

 

3. Beban Belajar

Beban
Belajar merupakan keseluruhan kegiatan yang harus diikuti Peserta Didik dalam
satu minggu, satu semester dan satu tahun pembelaj aran.

a.
Beban Belajar Sekolah Dasar

1)
Beban belajar di Sekolah Dasar dinyatakan dalam jam pembelajaran according to minggu,
sebagai berikut:

a)  Beban belajar satu minggu Kelas I adalah 30
jam pembelajaran ditambah 2 jam pembelajaran Muatan Lokal.

b)  Beban belajar satu minggu Kelas II adalah 32
jam pembelajaran ditambah 2 jam pembelajaran Muatan Lokal.

c)  Beban belajar satu minggu Kelas III adalah 34
jam pembelajaran ditambah 2 jam pembelajaran Muatan Lokal.

d)  Beban belajar satu minggu Kelas IV, V dan VI
adalah 36 jam pembelajaran ditambah 2 jam pembelajaran Muatan Lokal.

e)  Durasi setiap satu jam pembelajaran adalah 35
menit.

2)
Beban belajar di Kelas I, II, III, IV dan V dalam satu semester paling sedikit
18 minggu dan paling banyak 20 minggu.

3)
Beban belajar di Kelas VI pada semester ganjil paling sedikit 18 minggu dan
paling banyak 20 minggu.

4)
Beban belajar di Kelas VI pada semester genap paling sedikit 14 minggu dan
paling banyak 16 minggu.

5)
Beban belajar dalam satu tahun pelajaran paling sedikit 36 minggu dan paling
banyak 40 minggu.

b.
Beban Belajar di Program Paket A

1)  Beban belajar di Pendidikan Kesetaraan Paket A
Tingkatan 2/ Derajat Dasar setara kelas IV sampai VI adalah 24 jam pembelajaran
according to minggu. Durasi setiap satu jam pembelajaran adalah 35 menit.

2)  Beban belajar Paket A Tingkatan 2/Derajat
Dasar setara kelas IV-V dalam satu semester paling sedikit 18 minggu dan paling
banyak 20 minggu.

3)  Beban belajar Paket A Tingkatan 2/Derajat
Dasar setara Kelas VI pada semester ganjil paling sedikit 18 minggu dan paling
banyak 20 minggu.

4)  Beban belajar Paket A Tingkatan 2/Derajat
Dasar setara Kelas VI pada semester genap paling sedikit 14 minggu dan paling banyak
16 minggu.

 

c.
Beban Belajar Sekolah Menengah Pertama

1)  Beban belajar di Sekolah Menengah Pertama
dinyatakan dalam jam pembelajaran according to minggu. Beban belajar satu minggu Kelas
VII dan VIII adalah 38 jam pembelajaran dan Kelas IX mengacu pada kurikulum
yang berlaku.

2)  Durasi setiap satu jam pelajaran adalah 40
menit.

3)  Beban belajar di Kelas VII, VIII dan IX dalam
satu semester paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.

4)  Beban belajar di Kelas IX pada semester ganjil
paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.

5)  Beban belajar di Kelas IX pada semester genap
paling sedikit 14 minggu dan paling banyak 16 minggu.

6)  Beban belajar dalam satu tahun pelajaran
paling sedikit 36 minggu dan paling banyak 40 minggu.

 

d. Beban Belajar di
Pendidikan Kesetaraan Program Paket B

1)  Beban belajar di Pendidikan Kesetaraan Program
Paket B dinyatakan dalam jam pembelajaran according to minggu. Beban belajar Paket B
Tingkatan 3/Derajat Terampil 1 setara Kelas VII – VIII dan Tingkatan 4/Derajat
Terampil 2 setara kelas IX adalah 34 jam pembelajaran according to minggu.

2)  Durasi setiap satu jam pelajaran adalah 40
menit.

3)  Beban belajar Paket B Tingkatan 3/Derajat
Terampil 1 setara Kelas VII – VIII dalam satu semester paling sedikit 18 minggu
dan paling banyak 20 minggu.

4)  Beban belajar Paket B Tingkatan 4/Derajat
Terampil 2 setara kelas IX pada semester ganjil paling sedikit 18 minggu dan
paling banyak 20 minggu.

5)  Beban belajar Paket B Tingkatan 4/Derajat
Terampil 2 setara kelas IX pada semester genap paling sedikit 14 minggu dan
paling banyak 16 minggu.

 

e. Beban Belajar Sekolah
Menengah Atas

1)  Beban belajar di Sekolah Menengah Atas
dinyatakan dalam jam pembelajaran according to minggu.

2)  Durasi setiap satu jam pelajaran adalah 45
menit.

3)  Beban belajar satu minggu Kelas X adalah 42
jam pembelaj aran.

4)  Beban kelas XI dan XII masingmasing 44 jam
pelajaran dalam satu minggu.

5)  Beban belajar di Kelas X, XI dan XII dalam
satu semester paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.

6)  Beban belajar di Kelas XII pada semester
ganjil paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.

7)  Beban belajar di Kelas XII pada semester genap
paling sedikit 14 minggu dan paling banyak 16 minggu.

8)  Beban belajar dalam satu tahun pelajaran
paling sedikit 36 minggu dan paling banyak 40 minggu.

 

f. Beban Belajar di
Pendidikan Kesetaraan Program Paket C

1)  Beban belajar di Pendidikan Kesetaraan Program
Paket C dinyatakan dalam jam pembelajaran according to minggu.

2)  Durasi setiap satu jam pembelajaran adalah 45
menit.

3)  Beban belajar satu minggu Paket C Tingkatan
5/Derajat Mahir 1 setara Kelas X dan Tingkatan 6/Derajat Mahir 2 setara Kelas
XI – XII adalah 40 jam pembelajaran.

4)  Beban belajar Paket C Tingkatan 5/Derajat
Mahir 1 setara Kelas X dan Tingkatan 6/Derajat Mahir 2 setara Kelas XI dalam
satu semester paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.

5)  Beban belajar Paket C Tingkatan 6/Derajat
Mahir 2 setara Kelas XII pada semester ganjil paling sedikit 18 minggu dan
paling banyak 20 minggu.

6)  Beban belajar Paket C Tingkatan 6/Derajat
Mahir 2 setara Kelas XII pada semester genap paling sedikit 14 minggu dan
paling banyak 16 minggu.

 

g. Beban Belajar di Sekolah
Menengah Kejuruan

1)  Beban belajar di Sekolah Menengah Kejuruan
dinyatakan dalam jam pembelajaran according to minggu. Beban belajar satu minggu Kelas X
adalah 46 jam, sedangkan kelas XI dan XII adalah 48 jam.

2)  Durasi setiap satu jam pembelajaran adalah 45
menit.

3)  Beban belajar di Kelas X, XI dan XII dalam
satu semester paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.

4)  Beban belajar di Kelas XII pada semester
ganjil paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.

5)  Beban belajar di Kelas XII pada semester genap
paling sedikit 14 minggu dan paling banyak 16 minggu.

6)  Beban belajar di Kelas XIII pada semester
ganjil paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.

7)  Beban belajar di Kelas XIII pada semester
genap paling sedikit 14 minggu dan paling banyak 16 minggu.

8)  Beban belajar dalam satu tahun pelajaran
paling sedikit 36 minggu dan paling banyak 40 minggu.

 

h. Beban Belajar di SLB
(TKLB, SDLB, SMPLB dan SMALB)

Beban
belajar di SLB menggunakan kurikulum yang berlaku sebagaimana diatur dalam
Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 10/D/KR/2017 tentang Struktur Kurikulum,
Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar dan Pedoman Implementasi Kurikulum 2013
Pendidikan Khusus.

 

4. Pengaturan Beban Belajar

a.
Beban belajar baik dalam bentuk sistem paket atau sistem kredit semester agar
dituangkan dalam KTSP

1)  Sistem Paket

Beban
belajar dengan sistem paket sebagaimana diatur dalam struktur kurikulum setiap
tahun pendidikan merupakan pengaturan alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran
yang terdapat pada semester gasal dan genap dalam satu tahun pelajaran. Beban
belajar pada sistem paket terdiri atas pembelajaran tatap muka, penugasan
terstruktur dan kegiatan mandiri.

Sistem
Paket sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan bentuk penyelenggaraan
pendidikan yang Peserta Didiknya mengikuti beban belajar dan mata pelajaran
sesuai dengan yang tercantum dalam Struktur Kurikulum.

2)  Sistem Kredit Semester

Sistem
Kredit Semester (SKS) diberlakukan hanya untuk SMP dan SMA. Beban belajar
setiap mata pelajaran pada SKS dinyatakan dalam satuan kredit semester (sks).
Beban belajar 1 (satu) SKS terdiri atas pembelajaran tatap muka, penugasan
terstruktur, dan kegiatan mandiri.

Sistem
SKS sebagaimana dimaksud pada ayat (2) merupakan bentuk penyelenggaraan
pendidikan yang Peserta Didiknya menyepakati jumlah beban belajar yang diikuti
dan/atau strategi belajar setiap semester pada Satuan Pendidikan sesuai dengan
bakat, minat, dan kemampuan/ kecepatan belaj arnya.

3)  Satuan Kredit Kompetensi (SKK)

Beban
belajar program Paket A, Paket B, dan Paket C dinyatakan dalam Satuan Kredit
Kompetensi (SKK) yang menunjukkan bobot kompetensi yang hares dicapai oleh
Peserta Didik dalam mengikuti program pembelajaran, baik melalui tatap muka,
educational, dan mandiri.

 

b.
Beban belajar tatap muka, penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri

1)  Sistem Paket

Beban
belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri pada Satuan Pendidikan yang
menggunakan Sistem Paket yaitu 0%-40% untuk SD, O%-50% untuk SMP dan O%-60%
untuk SMA/ SMK dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.
Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mempertimbangkan potensi dan kebutuhan
Peserta Didik dalam mencapai kompetensi.

2)  Sistem Kredit Semester

Beban
belajar tatap muka, penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri pada Satuan
Pendidikan yang menggunakan Sistem Kredit semester (SKS) mengikuti aturan
sebagai berikut:

a)  Satu SKS pada SMP terdiri atas: 40 menit tatap
muka, 20 menit penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri.

b)  Satu SKS pada SMA terdiri atas: 45 menit tatap
muka dan 25 menit penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri.

3)
Satuan Kredit Kompetensi (SKK)

Beban
belajar SKK pada Pendidikan Kesetaraan mengikuti aturan bobot 1 SKK sebanding
dengan 1 jam pelajaran tatap muka atau 2 jam pelajaran educational atau 3 jam
pelajaran mandiri.

 

c.
Beban belajar kegiatan praktik kerja di SMK diatur:

1)  2 (dua) jam praktik di sekolah setara dengan 1
(satu) jam tatap muka, dan

2)  4 (empat) jam praktik di dunia usaha dan
industri setara dengan 2 (dua) jam tatap muka.

 

d.
Beban belajar tambahan

Satuan
pendidikan dapat menambah beban belajar according to minggu sesuai dengan kebutuhan
belajar Peserta Didik. Konsekuensi penambahan beban belajar pada Satuan
Pendidikan menjadi tanggungjawab Satuan Pendidikan yang bersangkutan.

 

Pada Bagian VI terkait Hari-Hari
Belajar Satuan Pendidikan dalam Kalender
Pendidikan (Kaldik) Tahun Pelajaran 2022/2023 
Provinsi DKI Jakarta dinyatakan bahwa

1. Awal Semester

a.  Semester 1 dimulai hari Senin, tanggal 11 Juli
2022 dan berakhir hari Jumat, tanggal 16 Desember 2022. Pendidikan Kesetaraan
dimulai 18 Juli 2022 dan berakhir 16 Desember 2022.

b.  Semester 2 dimulai hari Senin, tanggal 2
Januari 2023 dan berakhir hari Jumat, tanggal 23 Juni 2023.

2.
Larangan Perayaan Pada Hari Efektif

a.  Hari belajar efektif tidak dibenarkan untuk
kegiatan perayaan ulang tahun Daerah atau Kota dan Badan atau Organisasi,
penjemputan tamu, dan lain-lain kegiatan yang bukan kegiatan dalam proses
pembelajaran di Satuan Pendidikan.

b.  Pengecualian pada angka 2 huruf a dilaksanakan
dengan izin khusus dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

 

Pada Bagian VII terkait Kegiatan
Tengah Semester dalam Kalender
Pendidikan Provinsi Tahun Pelajaran 2022/2023 DKI Jakarta
dinyatakan bahwa Tengah
semester adalah paruh waktu yang ada pada semester 1 dan semester 2. Guru dapat
melaksanakan Penilaian Tengah Semester. Pada tengah semester 1 dan semester 2
Satuan Pendidikan melakukan kegiatan pekan olahraga dan seni (Porseni) lomba
kreativitas, atau praktik pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan
bakat, kepribadian, prestasi dan kreativitas siswa dalam rangka pengembangan
pendidikan anak seutuhnya. Kegiatan tengah semester direncanakan dan
dilaksanakan oleh Satuan Pendidikan selama 5 (lima) hari.

 

Pada Bagian VII terkait Penyerahan
Buku Laporan Dan Hari-Hari Libur dalam Kalender
Pendidikan (Kaldik) Tahun Pelajaran 2022/2023 
Provinsi DKI Jakarta dinyatakan bahwa

1. Penyerahan Buku Laporan

a.
Penyerahan Buku Laporan Penilaian Hasil Belajar PAUD, TKLB, SD, SDLB, SMP,
SMPLB, SMA, SMALB, SMK dan PKBM untuk Semester 1 dilaksanakan pada hari Jumat,
tanggal 16 Desember 2022.

b.
Penyerahan Buku Laporan Penilaian Hasil Belajar PAUD, TKLB, SD, SDLB, SMP,
SMPLB, SMA, SMALB, SMK dan PKBM untuk Semester 2 dilaksanakan pada hari Jumat,
tanggal 23 Juni 2023.

c.
Khusus untuk Kelas VI SD/ SDLB, Kelas IX SMP/SMPLB, Kelas XII SMA/SMALB, Kelas
XII SMK, Kelas XIII SMK 4 tahun dan Pendidikan Kesetaraan, buku laporan
semester genap disesuaikan dengan tanggal kelulusan yang ditetapkan oleh BSNP.

 

2.
Prakiraan Libur Umum Tahun Pelajaran 2022/2023

a.
Libur Umum Tahun 2022

1)    Tahun Baru Masehi, Sabtu, 1 Januari 2022

2)    Tahun Baru Imlek 2573, Selasa, 1 Februari
2022

3)    Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Senin, 28
Februari 2022

4)    Hari Raya Nyepi, Tahun Saka 1944, Kamis, 3
Maret 2022

5)    Wafat Isa Al-Masih, Jumat, 15 April 2022

6)    Hari Buruh Internasional, Minggu, 1 Mei 2022

7)    Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Senin-Selasa,
2-3 Mei 2022

8)    Hari Raya Waisak 2566, Senin, 16 Mei 2022

9)    Kenaikan Isa Al-Masih, Kamis, 26 Mei 2022

10)  Hari Lahir Pancasila, Rabu, 1 Juni 2022

11)  Hari Raya Idul Adha 1443 H, Sabtu, 9 Juli 2022

12)  Tahun Baru Islam 1444 H, Sabtu, 30 Juli 2022

13)  Hari Kemerdekaan RI, Rabu, 17 Agustus 2022

14)  Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu, 8 Oktober 2022

15)  Hari Raya Natal, Minggu, 25 Desember 2022

 

b.
Libur Umum Tahun 2023

1)    Tahun Baru Masehi, Minggu, 1 Januari 2023

2)    Tahun Baru Imlek 2573, Minggu, 22 Januari
2023

3)    Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Sabtu, 18
Februari 2023

4)    Hari Raya Nyepi, Tahun Saka 1944, Rabu, 22
Maret 2023

5)    Wafat Isa Al-Masih, Jumat, 7 April 2023

6)    Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Sabtu-Minggu,
22-23 April 2023

7)    Hari Buruh Internasional, Senin, 1 Mei 2023

8)    Hari Raya Waisak 2566, Sabtu, 6 Mei 2023

9)    Kenaikan Isa Al-Masih, Kamis, 18 Mei 2023

10)  Hari Lahir Pancasila, Kamis, 1 Juni 2023

11)  Hari Raya Idul Adha 1443 H, Kamis, 29 Juni
2023

12)  Tahun Baru Islam 1444 H, Rabu, 19 Juli 2023

13)  Hari Kemerdekaan RI, Kamis, 17 Agustus 2023

14)  Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu, 27 September
2023

15)  Hari Raya Natal, Senin, 25 Desember 2023

 

3.  Libur umum Tahun Pelajaran 2022/2023,
mengikuti ketentuan hari libur yang ditetapkan bersama oleh Menteri Agama,
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi Birokrasi serta Surat Edaran Gubernur Provinsi DKI
Jakarta.

4.  Libur Semester

Libur
Semester bagi PAUD, TKLB, SD, SDLB, SMP, SMALB, SMA, SMALB, SMK dan PKBM diatur
sebagai berikut:

a.  Libur setiap semester berlangsung selama 12
hari.

b.  Libur Semester 1 mulai hari Senin tanggal 19
Desember 2022 dan berakhir hari Sabtu tanggal 31 Desember 2022.

c.   Libur Semester 2 mulai hari Senin, tanggal 26
Juni 2023 dan berakhir hari Sabtu tanggal 8 Juli 2023.

 

5.
Libur Ramadhan

a.  Libur awal Ramadhan berlangsung 1 hari sebelum
bulan Ramadhan dan 2 hari pada awal bulan Ramadhan, serta 6 hari sebelum
tanggal 1 Syawal.

b.  Libur Idul Fitri berlangsung 6 hari sesudah
tanggal 1 Syawal.

c.   Selama libur Ramadhan dapat dimanfaatkan
dengan kegiatan yang bersifat keagamaan dan kegiatan sosial lainnya.

 

Selengkapnya silahkan
obtain dan baca Kalender Pendidikan Provinsi
DKI Jakarta Tahun Pelajaran 2022/2023
melalui hyperlink dokumen yang tersedia di
bawah ini

 



Hyperlink obtain Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran
2022/2023 Provinsi DKI Jakarta (disini)

 

Demikian informasdi tentang Kalender Pendidikan (Kaldik) Provinsi DKI Jakarta Tahun
Pelajaran 2022/2023
yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Kepala Dinas
Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor e-0021 Tahun 2022 Tentang Kalender
Pendidikan Tahun Pelajaran 2022/2023. Semoga ada manfaatnya, terima kasih.